Tech Update . 03/09/2026, 15:50 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
fin.co.id - Qualcomm bersiap meluncurkan prosesor flagship terbarunya dalam ajang tahunan Snapdragon Summit di Hawaii akhir bulan ini.
Sebelum acara resmi digelar, produsen chip asal AS ini sudah membeberkan peningkatan besar pada sektor pengolah grafis (GPU) Adreno yang akan menjadi dapur pacu utamanya.
Chipset yang diperkirakan bernama Snapdragon 8 Elite Gen 6 ini dikonfirmasi mengusung Adreno Matrix Cores untuk menangani pemrosesan AI, serta teknologi rendering baru bernama Adreno Neural Fusion.
Dirangkum dari berbagai sumber, langkah krusial Qualcomm pada GPU terbarunya adalah menyematkan Adreno Matrix Cores langsung di dalam jalur pemrosesan grafis.
Dengan memproses beban kerja AI di dalam GPU tanpa perlu mentransfer data ke bagian chipset lain, latency dapat ditekan dan konsumsi daya menjadi jauh lebih hemat.
Adreno Matrix Cores ini menjadi penyokong utama Adreno Neural Fusion, teknologi rendering berbasis AI milik Qualcomm.
Fitur ini menyatukan pemrosesan neural, AI super resolution, dan frame generation ke dalam satu sistem terpadu.
Teknologi ini dirancang untuk mengatasi masalah umum pada teknik upscaling gambar, seperti efek bayangan (ghosting), tampilan berkedip (shimmering), hingga hilangnya detail visual.
Cara kerjanya menyerupai teknologi Deep Learning Super Sampling (DLSS) milik Nvidia, yang merekayasa gambar beresolusi rendah menjadi visual tajam berkeceratan tinggi menggunakan AI.
Dari sisi kecepatan, GPU Adreno baru ini mengusung clock speed 1,45 GHz, naik dari 1,2 GHz pada Snapdragon 8 Elite Gen 5.
Meski performanya melesat, Qualcomm mengklaim efisiensi daya arsitektur baru ini justru meningkat hingga 12 persen.
Sistemnya kini mengadopsi arsitektur three-slice yang membagi shader cores dan komponen grafis ke dalam tiga bagian terpisah untuk pengelolaan daya yang lebih fleksibel.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media