Tech Update

Jangan Salah Sangka! Ini Alasan di Balik Rendahnya Skor Geekbench Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6

Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 baru saja kembali menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan pecinta gadget.

Jangan Salah Sangka! Ini Alasan di Balik Rendahnya Skor Geekbench Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6
Ini Alasan di Balik Rendahnya Skor Geekbench Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6

fin.co.id - Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 baru saja kembali menjadi bahan perbincangan hangat di kalangan pecinta gadget.

Berdasarkan laporan data pengujian dari panggung benchmark Geekbench, dikutip Gizmochina, calon chipset flagship terbaru besutan Qualcomm tersebut kedapatan muncul melalui sebuah HP prototipe misterius milik iQOO dengan nomor model V2606A, yang diyakini kuat oleh para pengamat sebagai iQOO 16.

Kemunculan awal ini langsung memancing rasa penasaran publik. Pasalnya, bocoran kemampuan yang dibawa oleh Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 ini menghadirkan situasi yang cukup unik: spesifikasi di atas kertasnya sangat sangar, tetapi hasil angka uji cobanya di tahap awal justru memicu banyak pertanyaan.

Spesifikasi Monster: Kecepatan Kelas Komputer Masuk ke HP

Merujuk pada data spesifikasi berkode SM8975 yang beredar, chipset ini membawa peningkatan yang tidak main-main. Dirancang menggunakan teknologi fabrikasi super hemat daya 2nm N2P dari TSMC, komponen ini mengusung susunan 8 inti (octa-core) dengan konfigurasi 2+3+3.

Daya tarik utamanya ada pada dua inti pemrosesan utama (prime cores) yang mampu berlari hingga kecepatan 5,01 GHz.

Angka ini mencatatkan rekor baru di dunia smartphone, menjadikan Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 sebagai prosesor HP pertama yang kecepatannya setara dengan komputer PC atau laptop.

Kecepatan ini bahkan sukses menumbangkan pesaing terdekatnya, Dimensity 9600 Pro buatan MediaTek, yang menurut lembar data teknisnya tertahan di angka 4,55 GHz.

Selain dua inti super cepat tersebut, chipset ini juga dibekali:

  • 3 Inti Performa Tinggi: Kecepatan hingga 4,03 GHz untuk melibas tugas berat.
  • 3 Inti Efisiensi: Kecepatan hingga 3,74 GHz untuk penggunaan harian agar baterai irit.
  • Pengolah Grafis Terbaru: GPU Adreno 850 untuk visual game yang makin mulus.

Hasil Uji Geekbench: Kenapa Angkanya Malah Turun?

Namun, kejutan justru terjadi saat melihat lembar hasil tes resmi di situs Geekbench 6.7. Menurut basis data pengujian tersebut, Snapdragon 8 Elite Extreme Gen 6 pada prototipe iQOO 16 hanya meraih skor 3.434 poin untuk pengujian single-core dan 9.334 poin untuk multi-core.

Angka ini terbilang mengejutkan karena justru berada di bawah pencapaian generasi sebelumnya. Sebagai pembanding dari data pengujian terdahulu, Snapdragon 8 Elite Gen 5 yang dipakai pada iQOO 15 mampu mengantongi skor 3.649 (single-core) dan 10.682 (multi-core). Artinya, di atas kertas tes Geekbench, chip terbaru ini malah kalah lincah ketimbang pendahulunya.

Mengapa Hasilnya Bisa Rendah? Ini Penjelasan Para Ahli

Meskipun skor Geekbench ini terlihat mengecewakan, para analis teknologi menyarankan agar publik tidak terburu-buru mengambil kesimpulan negatif.

Berita Terkait