OnePlus 16 Bakal Masuk India? Bocoran Harganya Bikin Kaget!
OnePlus 16 baru saja meluncur di Tiongkok pada Oktober lalu sebagai HP flagship terbaru dari pabrikan asal Tiongkok tersebut.
fin.co.id - OnePlus 16 baru saja meluncur di Tiongkok pada Oktober lalu sebagai HP flagship terbaru dari pabrikan asal Tiongkok tersebut.
Sementara itu, untuk pasar India, OnePlus 15 masih menjadi seri tertinggi yang dijual secara resmi.
Belakangan ini, jagat gadget sempat dihebohkan oleh kabar bahwa sang produsen batal memboyong seri terbaru ini ke India karena adanya perubahan strategi produk.
Namun, rumor segar baru-baru ini justru mengisyaratkan hal sebaliknya: peluncurannya ternyata sudah semakin dekat.
Baca Juga
Sinyal Peluncuran Lewat Pertemuan Rahasia di Mumbai
Tanda-tanda kehadiran HP flagship OnePlus 16 di India terkuak lewat unggahan tipster ternama, Abhishek Yadav, di platform X.
Ia menyebutkan bahwa para petinggi OnePlus India baru saja menggelar pertemuan tertutup di Mumbai. Pertemuan maraton ini diduga kuat membahas rencana peluncuran perangkat tersebut.
Kabar ini tentu menepis rumor sebelumnya yang menyebutkan bahwa perusahaan akan membatalkan rilis seri ini di India dan beralih fokus ke OnePlus 16R untuk lini produk tahun 2026–2027.
Meski begitu, pihak perusahaan sendiri sampai saat ini masih enggan memberikan konfirmasi resmi terkait perubahan strategi maupun tanggal rilis resminya.
Bocoran Harga yang Melonjak Tinggi
Baca Juga
Selain jadwal rilis, bocoran harga OnePlus 16 untuk pasar India juga mulai bermunculan.
Menurut laporan Smartprix, ponsel ini diprediksi bakal dibanderol antara Rs 130.000 hingga Rs 140.000 (sekitar Rp24 juta sampai Rp26 juta).
Jika bocoran ini akurat, artinya ada lompatan harga yang sangat drastis dibanding pendahulunya.
Sebagai gambaran, OnePlus 15 saat ini dijual di India mulai dari harga Rs 84.999 (varian 12GB/256GB) hingga Rs 93.999 (varian 16GB/512GB).
Di negara asalnya, Tiongkok, varian dasar OnePlus 16 (12GB/256GB) dijual mulai dari CNY 5.999 atau sekitar Rs 86.000 (sekitar Rp16 jutaan). Angka tersebut jauh lebih terjangkau dibandingkan dengan perkiraan harga yang akan masuk ke India.