Tech Update . 04/11/2026, 21:17 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
fin.co.id - Google kembali membuat gebrakan di dunia pendidikan. Setelah sebelumnya merilis alat belajar interaktif bernama Guided Learning di Gemini pada Agustus tahun lalu, yang berfungsi sebagai "teman belajar" untuk membantu siswa mengerjakan PR dan membuat soal latihan, raksasa teknologi ini kini resmi membawanya ke dua platform populer: Google Search (Pencarian Google) dan Google Classroom.
Tidak hanya memperluas fitur belajarnya, Google juga memberikan wewenang penuh kepada pihak sekolah untuk mengatur penggunaan AI agar lebih aman dan terarah bagi para pelajar.
Lewat pengumuman resminya pada hari Selasa, Google memutuskan untuk menonaktifkan sementara akses ke Gemini, Gemini Notebook, Gemini in Classroom, dan Google Search untuk akun pelajar tingkat sekolah dasar hingga menengah (K-12).
Tujuannya agar pihak sekolah bisa memegang kendali penuh atas bagaimana siswa mereka menggunakan teknologi AI.
Meski begitu, kepala sekolah atau admin tetap bisa mengaktifkan kembali akses tersebut jika dibutuhkan.
Kebijakan ini dibuat berdasarkan masukan dari para guru, sekolah, peneliti, hingga pembuat kebijakan di bidang pendidikan.
Mulai 3 November, fitur bimbingan belajar pintar ini resmi hadir di dua layanan berikut:
Untuk saat ini, fitur Guided Learning di Google Search dan Classroom baru bisa dinikmati oleh siswa di sekolah-sekolah terpilih di Amerika Serikat sebagai bagian dari uji coba.
Namun, Google berencana untuk segera memperluas fitur ini ke lebih banyak wilayah sekolah di berbagai belahan dunia dalam beberapa bulan ke depan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media