Tech Update . 24/10/2026, 08:14 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
AI Craft dilatih menggunakan jutaan contoh desain dari perpustakaan Canva, mulai dari poster, presentasi, postingan media sosial, infografis, hingga buku menu.
Jadi, Craft tidak cuma asal menggambar, tapi juga paham cara menata desain secara profesional.
Asyiknya lagi, gambar yang dihasilkan Craft bisa langsung diubah menjadi elemen desain yang dapat diedit kembali (menggunakan fitur Magic Layers di Canva).
Ke depannya, Canva juga bakal menambahkan fitur untuk mengedit gambar yang lebih rumit.
Craft bisa dipakai untuk berbagai kebutuhan visual, seperti foto produk, materi promosi, gambar presentasi, ilustrasi, karya seni digital, hingga desain bangunan.
Uniknya, kita bisa memberikan perintah (prompt) dalam bahasa apa pun, dan AI ini sanggup menghasilkan gambar yang memuat tulisan dalam 55 bahasa.
Supaya pengguna tidak perlu menunggu lama saat membuat gambar, Canva terus memoles kecepatan sistem Craft.
Dalam waktu dekat, mereka juga akan merilis versi Craft-fast dan Craft-ultrafast yang lebih cepat dan hemat biaya pemrosesan.
Untuk mencobanya, pengguna Canva bisa langsung membuka fitur Dream Lab.
Soal keamanan, kita tidak perlu khawatir. Craft sudah dilengkapi dengan Canva Shield, yaitu sistem keamanan yang bertugas menyaring konten berbahaya, menjaga privasi pengguna, serta mencegah munculnya gambar yang menyesatkan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media