Tech Update . 17/10/2026, 15:40 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
Alat ini bekerja dengan memindai konten yang dibuat menggunakan fitur AI internal (seperti Veo dan Dream Screen), serta mendeteksi metadata C2PA, yakni 'jejak digital' yang membuktikan bahwa suatu karya diproduksi penuh oleh AI.
Langkah yang diambil YouTube Music ini makin mempertegas tren transparansi konten AI di industri musik digital. YouTube sendiri bukanlah yang pertama mengambil langkah ini.
Pada Agustus lalu, platform pesaing seperti Spotify sudah lebih dulu meluncurkan fitur serupa dengan menandai profil kreator berbasis AI lewat lencana khusus bertuliskan "Likely AI Persona" (Kemungkinan Persona AI) atau "AI Persona" (Persona AI).
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media