Aplikasi

Twitter.now Resmi Diluncurkan: Kembalikan Nuansa Twitter Lama dan Logo Burung

Twitter.now hadir sebagai pesaing X dengan nuansa Twitter lama. Platform ini mengenakan biaya US$20 atau sekitar Rp355 ribu untuk akses founder.

Twitter.now Resmi Diluncurkan: Kembalikan Nuansa Twitter Lama dan Logo Burung
Twitter.now hadir sebagai pesaing X dengan nuansa Twitter lama. Foto: Istimewa.

fin.co.id -  Twitter kembali mencuri perhatian. Namun, kali ini bukan lewat X milik Elon Musk.

Platform bernama Twitter.now muncul sebagai pesaing jejaring sosial yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter. Platform ini juga membawa kembali sejumlah identitas khas Twitter lama, mulai dari warna biru hingga logo burung.

Twitter.now Bukan X

Twitter.now dikembangkan kelompok yang dipimpin Stephen Coates, mantan penasihat hukum Twitter sebelum perusahaan tersebut berubah menjadi X.

Dikutip dari Antara pada Minggu, 30 Agustus 2026, Stephen memperkenalkan platform tersebut melalui LinkedIn. Kini, Twitter.now dapat diakses melalui situs web.

Menurut Stephen, proyek ini sudah mereka rencanakan sejak lama. Rencana tersebut akhirnya terwujud melalui perusahaan rintisan bernama Operation Bluebird.

Saat dibuka, Twitter.now langsung menghadirkan nuansa Twitter lama. Platform tersebut mempertahankan warna biru yang identik dengan Twitter sebelum diakuisisi Elon Musk.

Logo burung juga kembali hadir. Namun, burung pada logo Twitter.now berbeda karena memiliki tambahan bulu.

Elon Musk Gugat Pengembang

Kemunculan Twitter.now berlangsung di tengah sengketa hukum.

Elon Musk dan X mengajukan permohonan kepada hakim untuk memberikan perintah sementara kepada pengembang platform tersebut. Permohonan itu menjadi bagian dari gugatan merek dagang yang masih berjalan.

Namun, Operation Bluebird tetap meluncurkan produknya.

"Kami telah menunggu berbulan-bulan untuk meluncurkan produk ini, dan kami tidak akan menunggu lagi," kata Stephen Coates kepada Ars Technica.

Operation Bluebird berulang kali menyatakan proyek tersebut legal. Mereka berpendapat Musk dengan cepat mengubah nama dan logo Twitter menjadi X setelah membelinya pada 2022.

Menurut kelompok tersebut, identitas dan kekayaan intelektual Twitter lama sudah ditinggalkan. Karena itu, mereka menilai kondisi tersebut memungkinkan hadirnya Twitter baru.

Berita Terkait