Tech Update . 30/07/2026, 15:24 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id - Perusahaan teknologi raksasa asal Cupertino, Amerika Serikat, meluncurkan program penyewaan perangkat terbaru bernama Apple Upgrade. Skema leasing ini bertujuan mempermudah para konsumen setia mendapatkan berbagai produk keras terkini, mulai dari jajaran iPhone, komputer Mac, komputer tablet iPad, hingga perangkat pintar Apple Watch.
Layanan sewa perangkat inovatif ini mendapat dukungan finansial langsung dari penyedia layanan pembayaran terkemuka, Klarna. Pihak perusahaan merilis program khusus ini untuk wilayah Amerika Serikat dengan skema pembayaran berkala yang sepintas mirip dengan sistem kredit kendaraan bermotor. Melalui fasilitas ini, para pengguna mempunyai kebebasan penuh untuk memiliki perangkat secara permanen dengan melunasinya, melunasi cicilan lebih awal, atau melakukan peningkatan (upgrade) ke model generasi berikutnya ketika masa sewa berakhir.
Peluncuran program leasing ini terjadi hanya berselang beberapa pekan setelah Apple menaikkan harga jual untuk lini produk MacBook, iPad, dan sejumlah perangkat keras lainnya. Kebijakan penyesuaian harga tersebut terpaksa diambil sebagai dampak langsung dari masalah kelangkaan komponen memori serta krisis ketersediaan ruang penyimpanan (storage) yang melanda industri global.
Kendati harga jual lini iPhone saat ini masih relatif stabil, Chief Executive Officer Apple, Tim Cook, sempat melayangkan peringatan serius bulan lalu bahwa kondisi tersebut tidak dapat bertahan selamanya. Pernyataan petinggi perusahaan tersebut memicu spekulasi kuat di kalangan pengamat teknologi bahwa seri iPhone generasi terbaru mendatang kemungkinan besar akan dibanderol dengan harga lebih tinggi saat meluncur di pasaran akhir tahun nanti.
Konsumen dapat mengakses program Apple Upgrade dengan sangat mudah, baik melalui situs resmi secara daring maupun dengan mendatangi langsung jaringan toko ritel fisik Apple. Calon pelanggan yang ingin mendaftar hanya perlu melalui proses pemeriksaan riwayat kredit ringan (soft credit check) guna mendapatkan persetujuan instan dari pihak penyedia pembiayaan.
Terkait durasi kontrak penyewaan, Apple memberlakukan ketentuan masa sewa yang berbeda-beda tergantung jenis produk yang dipilih. Paket sewa untuk produk ponsel iPhone dan jam tangan pintar Apple Watch tersedia dalam durasi kontrak selama 24 bulan. Sementara itu, paket penyewaan untuk perangkat komputer Mac dan tablet iPad berjalan menggunakan skema kontrak yang lebih panjang, yakni selama 36 bulan.
Besaran tarif sewa bulanan yang ditawarkan pun terbilang cukup kompetitif di pasaran. Pelanggan bisa membawa pulang dan menyewa perangkat dengan cicilan mulai dari USD 17,99 setiap bulannya untuk model iPhone 17e. Pilihan lain mencakup tarif USD 11,99 untuk Apple Watch Series 11, USD 24,99 untuk laptop tipis MacBook Air, serta USD 11,99 untuk langganan perangkat iPad Air.
Setelah masa kontrak penyewaan tuntas, pelanggan memperoleh keleluasaan penuh untuk menentukan pilihan. Mereka dapat menukar perangkat lama ke model generasi terbaru, membeli perangkat tersebut secara permanen dengan melunasi sisa pembayaran di akhir periode, atau sekadar mengembalikan unit ke toko dan mengakhiri keikutsertaan dalam program.
Kehadiran program Apple Upgrade secara resmi menandai berakhirnya era "iPhone Upgrade Program" lawas yang pertama kali diperkenalkan perusahaan pada tahun 2015 silam. Manajemen Apple memastikan bahwa layanan program lama tersebut kini sudah resmi ditutup dan tidak lagi menerima pendaftaran bagi pengguna baru.
Selain menawarkan cakupan perangkat yang jauh lebih luas dibandingkan pendahulunya, pembeda utama pada program baru ini terletak pada paket perlindungan. Apple Upgrade tidak lagi menyertakan bundel garansi perpanjangan AppleCare secara cuma-cuma, mengingat layanan proteksi tersebut juga baru saja mengalami kenaikan tarif resmi.
Meski menawarkan kemudahan kepemilikan, para peserta program harus disiplin melakukan pembayaran tepat waktu. Sejumlah baris kode program yang ditemukan dalam pembaruan sistem operasi versi beta iOS 27 pekan lalu mengindikasikan bahwa Apple sedang menyiapkan fitur keamanan khusus. Fitur canggih ini mampu mengunci akses sistem dan aplikasi pada perangkat iPhone yang sedang dicicil apabila sistem mendeteksi adanya keterlambatan atau tunggakan cicilan bulanan dari pengguna.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media