fin.co.id - Perusahaan raksasa kecerdasan buatan pimpinan Sam Altman, OpenAI, resmi membuka akses ChatGPT Health secara luas untuk seluruh pengguna di Amerika Serikat.
Berdasarkan pengumuman resmi perusahaan yang dirakum dari berbagai sumber, fitur yang pertama kali diperkenalkan pada Januari lalu sebagai ruang kerja khusus kesehatan ini kini tidak lagi terbatas pada daftar tunggu (waitlist).
Aksesnya sudah terbuka bagi pengguna akun gratis maupun berbayar yang berusia minimal 18 tahun melalui platform web dan iOS.
Fitur khusus kesehatan ini dirancang untuk menjawab tingginya kebutuhan masyarakat akan informasi medis yang andal, praktis, dan mudah dipahami.
Namun, pihak OpenAI mencatat bahwa fitur ini belum tersedia pada platform Codex.
Integrasi Rekam Medis untuk Jawaban Lebih Personalis
Menurut penjelasan resmi OpenAI, pengguna sebenarnya tidak diwajibkan menyambungkan aplikasi lain hanya untuk mengajukan pertanyaan kesehatan umum.
Kendati demikian, bagi pengguna yang menginginkan jawaban yang lebih personal dan kontekstual, mereka disarankan untuk menghubungkan akun secara aman ke aplikasi Apple Health serta sistem rekam medis dari jaringan rumah sakit pendukung di AS, seperti One Medical dan Function Health.
Melalui integrasi data tersebut, ChatGPT Health dapat membaca berbagai parameter penting, antara lain:
- Riwayat obat-obatan dan aktivitas tidur.
- Hasil pemeriksaan laboratorium terkini.
- Catatan kunjungan dokter dan grafik tren kesehatan harian.
OpenAI memberikan contoh bagaimana AI ini bekerja dalam kehidupan nyata, sistem dapat mempertimbangkan batasan diet pengguna saat merekomendasikan restoran, atau merancang aktivitas akhir pekan yang aman bagi mereka yang sedang dalam masa pemulihan cedera.
Pengguna juga diberikan kendali penuh untuk mengelola data, memantau tren kesehatan, hingga meninjau kembali riwayat percakapan medis mereka.
Peningkatan Kemampuan Lewat Model AI Terbaru
Dalam keterangannya, OpenAI menyoroti keunggulan model AI terbarunya, GPT-5.6 Sol, yang menjadi dapur pacu fitur ini.
Berdasarkan pengujian pada platform evaluasi kesehatan HealthBench Professional, sistem yang menguji AI berdasarkan tingkat akurasi, keamanan, komunikasi, hingga kesadaran konteks, model GPT-5.6 Sol terbukti mengungguli model terdahulu seperti GPT-5.5 Instant dan GPT-4o.