Gadget Review . 24/06/2026, 19:27 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
fin.co.id - Oppo Find X10 Ultra menjadi perbincangan hangat seiring dengan persaingan mahakarya fotografi di industri seluler yang tampaknya enggan memberi ruang untuk bernapas lega.
Belum lama mendapatkan pencapaian pada generasi sebelumnya, pabrikan raksasa teknologi asal Tiongkok kini bersiap menggebrak pasar lewat kehadiran HP flagship terbarunya tersebut.
Langkah cepat ini diambil demi menjawab keresahan para pencinta fotografi mobile yang mendambakan kesempurnaan tanpa batas.
Berdasarkan rumor yang beredar di jagat maya, suksesor ini dirancang khusus untuk membenahi titik lemah pendahulunya, terutama pada sektor kamera telefoto optikal 10x, tanpa sedikit pun memangkas kemampuan zoom jarak jauhnya yang legendaris.
Di tengah gempuran perangkat premium, kamera ponsel pintar kini bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan identitas visual bagi penggunanya.
Kita tentu masih ingat bagaimana Find X9 Ultra yang meluncur awal tahun 2026 ini sukses memikat hati publik lewat kolaborasi epiknya bersama Hasselblad.
Ponsel tersebut bersanding ketat dengan rival beratnya seperti Vivo X300 Ultra berkat persenjataan lensa periskop 50MP tunggal yang setara dengan focal length 230mm.
Namun, di balik kehebatan pemrosesan gambar digital yang mampu menjangkau pembesaran 20x dengan kualitas setara optik, ada satu kompromi yang harus dibayar: ukuran sensor 1/2.75 inci pada lensa 10x terasa kepayahan saat kondisi minim cahaya (low-light).
Menangkap keresahan emosional para fotografer saku tersebut, Oppo memilih jalan evolusi yang berani.
Bocoran terbaru dari pembocor industri terkemuka di Weibo, Digital Chat Station, mengonfirmasi bahwa Oppo Find X10 Ultra akan membawa perubahan masif pada sektor sensitivitas cahaya.
Sensor di balik lensa telefoto 10x dikabarkan bakal mendongkrak ukurannya menjadi jauh lebih masif, yakni 1/1.95 inci, dengan tetap mempertahankan resolusi tajam 50MP.
Melalui peningkatan fisik yang signifikan ini, HP flagship Oppo terbaru tersebut diproyeksikan mampu menyerap sensitivitas cahaya yang jauh lebih melimpah.
Hasilnya? Noise atau bintik kemerahan pada foto malam hari akan tereduksi drastis, menyajikan detail gambar yang emosional, jernih, dan dramatis bahkan dalam kondisi pencahayaan yang menantang.
Menariknya, informan tersebut membocorkan bahwa komponen ini bukanlah Sony LYT-600, meninggalkan teka-teki menarik mengenai sensor misterius apa yang sedang digarap di balik dapur produksi.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media