Gadget Review . 11/08/2026, 17:18 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
fin.co.id - Samsung Galaxy A18 4G mulai memperlihatkan tanda-tanda kehadirannya. Ponsel kelas menengah bawah Samsung tersebut terpantau menjalani pengujian benchmark Geekbench, sekaligus membuka sejumlah informasi mengenai dapur pacu dan sistem operasi yang kemungkinan akan digunakan saat peluncuran.
Kemunculan perangkat di platform benchmark biasanya menjadi salah satu petunjuk awal sebelum sebuah smartphone diperkenalkan secara resmi. Dalam kasus Galaxy A18, informasi yang muncul cukup menarik karena perangkat ini disebut akan menjalankan Android 17 dengan antarmuka One UI 9 sejak awal.
Bagi Samsung, kehadiran perangkat baru di lini Galaxy A menjadi penting karena seri tersebut selama ini menyasar pengguna yang menginginkan ponsel dengan fitur modern tanpa harus masuk ke kelas harga premium.
Namun, bocoran terbaru justru memperlihatkan bahwa peningkatan performa pada generasi mendatang kemungkinan tidak terlalu besar.
Pasalnya, Samsung Galaxy A18 4G disebut masih mengandalkan chipset yang sama seperti pendahulunya. Jika informasi tersebut benar, Samsung tampaknya lebih berfokus pada penyegaran desain, perangkat lunak, serta pengalaman penggunaan dibandingkan mengejar lonjakan performa yang signifikan.
Muncul di Geekbench dengan Helio G99
Dalam database Geekbench, perangkat yang diduga sebagai Samsung Galaxy A18 4G tercatat menggunakan nomor model SM-A185G. Ponsel tersebut ditenagai MediaTek Helio G99 dan dipadukan dengan RAM 4GB.
Helio G99 merupakan chipset yang dibuat menggunakan fabrikasi 6nm. Konfigurasinya terdiri dari dua inti CPU berkecepatan hingga 2,2GHz dan enam inti lainnya dengan kecepatan 2,0GHz. Untuk pengolahan grafis, MediaTek membekali chipset tersebut dengan GPU Mali-G57 MC2.
Konfigurasi yang diuji juga menunjukkan kapasitas penyimpanan internal 128GB. Kombinasi RAM dan memori tersebut memperlihatkan bahwa perangkat kemungkinan tetap ditempatkan sebagai smartphone yang mengutamakan kebutuhan harian, seperti media sosial, komunikasi, streaming, hingga penggunaan aplikasi produktivitas ringan.
Skor Benchmark Belum Menunjukkan Lompatan Performa
Pada pengujian Geekbench, Galaxy A18 mencatat skor 745 poin untuk single-core dan 2.073 poin pada pengujian multi-core.
Angka tersebut tidak menunjukkan perubahan performa yang terlalu jauh dibandingkan Galaxy A17 4G.
Hal ini cukup masuk akal mengingat kedua perangkat dikabarkan menggunakan chipset yang identik.
Artinya, calon pengguna yang berharap HP Samsung Galaxy A18 terbaru membawa peningkatan performa besar mungkin perlu menurunkan ekspektasi. Dari sisi prosesor, Samsung tampaknya memilih pendekatan konservatif dengan mempertahankan platform yang sudah digunakan pada generasi sebelumnya.
Meski begitu, performa bukan satu-satunya faktor yang menentukan pengalaman menggunakan smartphone. Optimalisasi sistem, efisiensi daya, kualitas layar, serta dukungan perangkat lunak juga dapat memberikan perbedaan yang terasa dalam penggunaan sehari-hari.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media