Tingkat kecerahan mencapai 1.900 nits, memastikan visibilitas tetap optimal di berbagai kondisi pencahayaan.
Kamera Masih Sama, Tapi Lebih Pintar
Jika melihat detail spesifikasi Samsung Galaxy A57 di sektor kamera, tidak ada perubahan signifikan dari sisi hardware.
Kamera utama tetap menggunakan sensor 50MP dengan aperture f/1.8 dan dukungan OIS.
Sementara itu, kamera ultrawide 12MP, makro 5MP, dan kamera depan 12MP masih dipertahankan.
Meski begitu, peningkatan justru difokuskan pada sisi software. Samsung menyempurnakan pemrosesan gambar agar hasil foto, terutama dalam kondisi minim cahaya, menjadi lebih optimal.
Beberapa fitur baru juga disematkan, seperti:
- Best Face yang kini mendukung lebih banyak frame
- Auto Trim untuk memudahkan editing video
- Object Eraser dengan hasil lebih natural
- Voice Transcription pada aplikasi perekam suara
- Galaxy A37, Alternatif Lebih Terjangkau
Sementara itu, Galaxy A37 hadir sebagai pilihan yang lebih ramah di kantong. Perangkat ini dibekali chipset Exynos 1480 yang masih cukup andal untuk penggunaan sehari-hari.
Menariknya, model ini juga sudah mendapatkan sertifikasi IP68, mengikuti jejak Galaxy A57.
Layarnya memiliki spesifikasi serupa, meskipun desainnya masih mempertahankan bezel yang sedikit lebih tebal.
Di sektor kamera, Galaxy A37 mengandalkan konfigurasi 50MP utama, 8MP ultrawide, 5MP makro, serta kamera depan 12MP.
Untuk daya tahan, baik A57 maupun A37 sama-sama dibekali baterai 5.000mAh dengan dukungan fast charging 45W.
Harga dan Ketersediaan
Secara keseluruhan, spesifikasi Samsung Galaxy A57 dan Galaxy A37 menunjukkan bahwa Samsung lebih memilih pendekatan evolusi daripada revolusi.