Meski pihak Motorola belum memberikan pernyataan resmi, banyak pihak berharap perusahaan akan memberikan kejutan pada ajang Mobile World Congress (MWC) 2026 mendatang. Jika benar Motorola meluncurkan kedua ponsel ini sebelum pesta sepak bola dimulai, maka mereka akan memiliki posisi tawar yang kuat di pasar Amerika Utara yang menjadi tuan rumah.
Langkah Motorola ini juga menjadi sinyal bagi kompetitor seperti Samsung atau Huawei bahwa pasar ponsel edisi khusus masih sangat potensial. Dengan menggandeng lisensi sebesar FIFA, Motorola berhasil menciptakan narasi produk yang emosional dan relevan dengan tren global.
Hingga informasi resmi dirilis, publik hanya bisa menunggu bagaimana Motorola akan menerjemahkan kemeriahan lapangan hijau ke dalam genggaman tangan melalui Razr Fold dan Signature. Satu hal yang pasti, kolaborasi antara teknologi ponsel lipat dan euforia sepak bola akan menjadi salah satu tren paling menarik sepanjang tahun 2026 ini.(*).