Salah satu kejutan terbesar datang dari sektor daya. Meski mengusung bodi ringkas, vivo menyematkan baterai berkapasitas 6500 mAh. Angka ini tergolong besar, bahkan jika dibandingkan dengan banyak ponsel berukuran lebih besar.
Pengisian dayanya juga tidak kalah kencang. Vivo S50 Pro Mini mendukung fast charging 90 W melalui kabel dan 40 W wireless charging. Artinya, pengguna tidak perlu khawatir soal waktu isi ulang, meski kapasitas baterainya besar.
Kombinasi ini membuat ponsel cocok untuk pengguna aktif yang butuh daya tahan panjang tanpa sering mencari colokan.
Kamera Lengkap untuk Berbagai Kebutuhan
Di sektor fotografi, Vivo S50 Pro Mini membawa tiga kamera belakang. Kamera utamanya beresolusi 50 MP dengan sensor berukuran 1/1.56 inci dan sudah dilengkapi OIS, sehingga hasil foto tetap stabil dalam berbagai kondisi.
Untuk kebutuhan zoom, tersedia kamera telephoto 50 MP Sony IMX 882 dengan kemampuan 3x optical zoom. Kamera ini cocok untuk memotret objek jarak jauh tanpa kehilangan detail. Sementara itu, kamera ultrawide 8 MP dengan sudut pandang 110 derajat melengkapi kebutuhan foto landscape dan grup.
Dengan konfigurasi ini, vivo menyasar pengguna yang ingin fleksibilitas kamera tanpa harus membawa ponsel besar.
Harga vivo S50 Pro Mini di Tiongkok
Vivo S50 Pro Mini sudah tersedia di pasar Tiongkok dengan tiga varian memori dan harga sebagai berikut:
12 GB / 256 GB: sekitar Rp8,3 juta
12 GB / 512 GB: sekitar Rp9 juta
16 GB / 512 GB: sekitar Rp9,7 juta
Melihat spesifikasi yang ditawarkan, harga ini tergolong kompetitif untuk kelas flagship ringkas.
Bagi pengguna yang menginginkan smartphone kencang tanpa harus membawa “tablet di saku”, Vivo S50 Pro Mini jelas patut dilirik. Tinggal menunggu apakah perangkat ini juga akan meluncur ke pasar global.