Tampilan modul belakang ponsel ini memang terlihat seperti memiliki dua kamera, namun secara teknis hanya terdapat satu sensor utama 8MP yang ditemani LED flash.
Meski bukan ditujukan untuk fotografi serius, hasil foto masih bisa diandalkan untuk dokumentasi ringan sehari-hari.
Dapur Pacu Entry-Level dari Unisoc
Untuk performa, perangkat ini dipersenjatai chipset Unisoc T7100 dengan fabrikasi 12 nm. Chipset ini membawa CPU octa-core hingga 1,8 GHz dan GPU Mali-G52 MP2 yang cukup untuk aktivitas ringan seperti media sosial, browsing, atau streaming.
Memori Pas-Pasan, tapi Bisa Diekspansi
Itel memberikan satu opsi memori, yaitu RAM 4GB dan penyimpanan internal 64GB. Kapasitas tersebut memang minimalis, namun penyimpanan Itel A100C masih bisa diperluas melalui slot microSD.
Dengan begitu, pengguna tetap dapat menyimpan lebih banyak foto, dokumen, atau aplikasi tanpa khawatir kehabisan ruang.
Baterai 5.000 mAh dan Fitur Tambahan yang Menarik
Untuk urusan daya, perangkat ini dibekali baterai 5.000 mAh yang cukup untuk penggunaan sehari penuh. Belum ada detail resmi mengenai kecepatan pengisian dayanya, tetapi diduga berada di kisaran 10–15W.
Fitur tambahan seperti sensor sidik jari di sisi perangkat, IR Control untuk mengoperasikan perangkat elektronik, serta dukungan audio DTS membuat pengalaman penggunaan terasa lebih lengkap dibanding ponsel lain di kelas yang sama.
Bersertifikasi Militer
Yang cukup mengejutkan, Itel A100C sudah mengantongi sertifikasi MIL-STD-810H. Artinya, perangkat ini tahan terhadap jatuhan dari ketinggian 1,22 meter, dapat beroperasi dalam suhu ekstrem, serta mampu bertahan pada kelembapan tinggi. Tak banyak ponsel di harga ini yang menawarkan daya tahan semacam ini.
Pilihan warnanya pun beragam, mulai dari Pure Black, Titanium Gold, Blaze Blue, hingga Silk Green.