Dari sisi grafis, GPU yang terdeteksi adalah Adreno 829, sedikit berbeda dari Adreno 840 pada versi Elite Snapdragon 8 Gen 5.
Perbedaan konfigurasi ini memunculkan spekulasi bahwa chipset standar mungkin menggunakan GPU yang sedikit diturunkan.
Namun, Vivo dikenal piawai melakukan optimasi perangkat lunak sehingga performanya diyakini tetap solid.
Layar Ringkas, Kamera Serius, Desain Lebih Bersih
Pada aspek visual, Vivo menawarkan panel AMOLED datar 6,31 inci, ukuran yang cukup jarang di kelas premium saat ini.
Bagi penggemar ponsel kompak, ini tentu menjadi kabar baik. Dukungan RAM LPDDR5X dan storage UFS 4.1 memastikan setiap proses berjalan mulus dan efisien.
Sistem kamera turut menjadi perhatian utama. Perangkat ini dibekali:
- Sensor utama VCS dengan sensitivitas cahaya tinggi
- Telefoto periskop Sony IMX882
- Kamera swafoto 50MP yang mampu meminimalkan distorsi
Semua itu dibungkus dalam desain yang lebih minimalis, tanpa tonjolan kamera besar yang biasanya mendominasi ponsel flagship.
Baterai Jumbo dan Fast Charging Ekstrem
Di sektor daya, Vivo memberikan baterai besar 6.500mAh, cukup untuk menunjang aktivitas intens sehari penuh.
Didukung pengisian kabel 90W dan nirkabel 40W, pengguna tidak perlu menunggu lama untuk kembali beraktivitas.
Tambahan fitur premium lainnya meliputi:
- Sensor sidik jari ultrasonik 2.0
- Sertifikasi tahan air/debu IP68 & IP69
- Motor linear sumbu-X untuk getaran lebih presisi
Secara keseluruhan, perangkat ini terlihat siap menjadi standar baru bagi ponsel kompak dengan kemampuan flagship.