Jika bicara kamera, X300 Pro menjadi sorotan utama. Model ini membawa kombinasi berikut:
- 50MP ZEISS Gimbal-Grade Main Camera (stabilisasi ±1,5 derajat)
- 200MP ZEISS APO Telephoto
- Perekaman 4K 120fps 10-bit Log
Kombinasi ini membuat X300 Pro ideal untuk dokumentasi konser, fotografi jarak jauh, hingga konten olahraga tanpa tripod.
Sementara itu, vivo X300 hadir sebagai alternatif lebih ringkas namun tetap berbekal:
- 200MP ZEISS Main Camera
- Zoom hingga 112x
- AI Collage Reframe dan Multifocal HD Portrait
Varian standar ini terasa lebih cocok untuk travel atau street photography.
Untuk kamera depan, kedua model dibekali 50MP ZEISS Wide-Angle, lengkap untuk vlogging, POV harian, atau group selfie. Fitur seperti Stage Mode 2.0, Dual-View Stage Video, dan Adaptive Zoom Flash juga tersedia.
Aksesori Fotografi: X300 Pro Photographer Kit
vivo turut menghadirkan paket aksesoris khusus fotografer, terdiri dari:
- ZEISS 2.35x Telephoto Extender Kit
- PGYTECH Imaging Grip Kit
Dengan lensa ekstender tersebut, jarak fokus dapat melampaui 5400mm ekuivalen untuk foto dan 1100mm ekuivalen untuk video, memungkinkan pengguna menangkap panggung konser dari area tribun tanpa kehilangan ketajaman.
Performa dan Chipset
Baik X300 maupun X300 Pro ditenagai Dimensity 9500 yang dioptimalkan bersama vivo. Pada varian Pro, ditambah chip khusus VS1 Imaging Chip untuk pemrosesan gambar.
Performa benchmark diklaim mencapai lebih dari 3 juta poin AnTuTu, serta dilengkapi pendinginan 4K Vapor Chamber untuk stabilitas saat render video atau gaming berat.