Baik Vivo X300 maupun seri X300 Pro ditenagai chipset Dimensity 9500 dari MediaTek. Namun, konfigurasi memorinya dibuat berbeda untuk pasar Indonesia:
Vivo X300 Pro: 16GB + 512GB (satu varian)
Vivo X300:
- 12GB + 256GB
- 16GB + 512GB
Dengan kombinasi tersebut, HP X300 Pro lebih menyasar pengguna berperforma tinggi, sedangkan model reguler memberi opsi harga yang lebih fleksibel.
Kamera dan Fotografi
Fokus utama Vivo X300 Series, terutama Vivo X300 Pro, berada pada sektor kamera yang kembali berkolaborasi dengan ZEISS.
Spesifikasi Kamera Vivo X300 Pro:
- Sensor utama 50MP (1/1,28", f/1.57) + gimbal OIS
- Telefoto 200MP dengan zoom optik 3.7x
- Ultra-wide 50MP
- Kamera depan 50MP
Adapun versi reguler menawarkan komposisi berbeda meski tetap kompetitif:
- Kamera utama 200MP + OIS
- Telefoto 50MP dengan zoom 3x + OIS
- Ultra-wide 50MP
- Kamera depan 50MP
Dengan konfigurasi ini, Vivo X300 Series Pro lebih menekankan stabilisasi dan pengalaman fotografi profesional, sementara versi reguler mengunggulkan resolusi besar untuk detail maksimal.
Untuk pasar Indonesia, Vivo menawarkan tiga varian harga sesuai pilihan kapasitas memori. Vivo X300 Pro hanya hadir dengan satu konfigurasi, yaitu RAM 16GB dan penyimpanan 512GB dengan banderol Rp 18.999.000.
Sementara itu, varian reguler Vivo X300 tersedia dalam dua pilihan. Model dasar dengan RAM 12GB dan memori internal 256GB dijual seharga Rp 14.999.000. Jika menginginkan kapasitas lebih besar, pengguna bisa memilih versi 16GB dan 512GB yang dibanderol Rp 16.999.000.
Melalui rentang harga tersebut, pengguna diberi fleksibilitas untuk memilih varian sesuai kebutuhan, baik yang mengutamakan harga lebih kompetitif maupun fitur premium layaknya flagship penuh.