Aplikasi . 18/10/2026, 14:36 WIB

Cara Mengamankan WhatsApp agar Tidak Mudah Diretas, Ini 6 Fiturnya

Penulis : Wanda Afifah  |  Editor : Wanda Afifah

fin.co.id - Pengguna WhatsApp perlu lebih waspada dalam menjaga keamanan akun dan privasi percakapan. Pasalnya, akses yang tidak terkendali bisa membuka peluang bagi orang lain untuk membaca pesan pribadi atau menggunakan akun melalui perangkat yang masih terhubung.

WhatsApp menyediakan berbagai fitur bawaan untuk membantu pengguna mengendalikan akses akun, membatasi informasi pribadi, dan memeriksa perangkat yang terhubung. Anda bisa mengatur sebagian besar fitur tersebut langsung melalui aplikasi.

Lantas, bagaimana cara mengamankan akun WhatsApp agar tidak mudah diretas? Berikut enam langkah yang bisa Anda lakukan.

1. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah WhatsApp

Verifikasi dua langkah atau two-step verification menambahkan lapisan autentikasi ketika seseorang mendaftarkan nomor WhatsApp Anda pada perangkat. Fitur ini membantu mencegah pengambilalihan akun, bahkan jika orang lain berhasil memperoleh kode verifikasi sekali pakai.

Untuk mengaktifkannya, buka Pengaturan > Akun > Verifikasi dua langkah, lalu ikuti petunjuk pada layar. Jika tersedia, tambahkan e-mail pemulihan dan gunakan PIN yang sulit ditebak. Hindari memakai tanggal lahir atau urutan angka sederhana, serta jangan pernah membagikan PIN dan kode verifikasi kepada siapa pun.

2. Kunci Aplikasi WhatsApp

Ponsel yang sudah terbuka belum tentu aman dari akses orang lain. Ketika Anda meminjamkan ponsel kepada teman atau meninggalkannya di tempat umum, orang lain berpotensi membaca percakapan jika WhatsApp tidak memiliki perlindungan tambahan.

Untuk membatasi akses, buka Pengaturan > Privasi, lalu cari opsi Kunci aplikasi atau Kunci layar. Aktifkan fitur yang tersedia dan pilih metode autentikasi, seperti sidik jari atau pengenalan wajah jika didukung perangkat. Anda juga bisa memilih penguncian segera agar perlindungan berjalan lebih ketat.

3. Batasi Status Terakhir Dilihat dan Online

Status terakhir dilihat dan online dapat menunjukkan aktivitas Anda kepada pengguna lain. Jika ingin menjaga privasi, batasi siapa yang dapat melihat informasi tersebut agar Anda tidak perlu membagikan aktivitas WhatsApp kepada semua orang.

Caranya, buka Pengaturan > Privasi > Terakhir dilihat dan online, kemudian pilih opsi sesuai kebutuhan. Anda bisa membatasi akses hanya untuk kontak atau memilih tidak seorang pun jika tersedia. Namun, ingat bahwa menyembunyikan status online tidak mencegah pembajakan akun, sehingga Anda tetap perlu mengaktifkan verifikasi dua langkah.

4. Batasi Siapa yang Bisa Menambahkan Anda ke Grup

Grup WhatsApp yang tidak diinginkan dapat memenuhi daftar percakapan dan membuka peluang munculnya spam, promosi menyesatkan, hingga modus penipuan. Karena itu, penting untuk mengendalikan siapa yang bisa menambahkan nomor Anda ke grup secara langsung.

Buka Pengaturan > Privasi > Grup, lalu pilih Kontak saya atau Kontak saya kecuali… jika tersedia. Selain membatasi undangan, periksa identitas pengundang dan isi pesan sebelum merespons. Jangan membagikan kode verifikasi, data pribadi, atau informasi perbankan hanya karena permintaan anggota grup.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com