Tech Update . 07/10/2026, 13:47 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
fin.co.id - Meta kembali menguji coba pembaruan antarmuka pada platform media sosial Facebook. Berdasarkan laporan terbaru, sebagian pengguna di India kini langsung diarahkan ke tayangan video layar penuh (full-screen) sesaat setelah membuka aplikasi Facebook.
Langkah ini dirancang untuk mengubah pola interaksi pengguna dengan platform tersebut.
Kendati demikian, Feed klasik yang memuat teks, foto, dan video campuran akan tetap disediakan sebagai tab terpisah bagi pengguna yang ingin beralih kembali ke tampilan konvensional.
Mengutip laporan TechCrunch, pembaruan ini pertama kali diungkapkan oleh Kepala Facebook, Tom Alison, pada bulan Juli lalu.
Ia menyatakan bahwa Meta berencana menguji desain ulang tersebut di negara-negara dengan tingkat konsumsi video yang sangat tinggi di luar Amerika Serikat.
Pengguna yang terpilih dalam uji coba ini diberikan kebebasan untuk keluar (opt-out) dari mode tersebut jika ingin kembali ke pengalaman beranda awal.
Meta memastikan bahwa struktur Feed tradisional tidak akan dihapus sepenuhnya dan tetap dapat diakses melalui menu terpisah di dalam aplikasi.
India kerap menjadi wilayah uji coba strategis bagi inovasi fitur video pendek Meta. Sebelumnya, pada tahun 2020, Instagram meluncurkan tab khusus Reels di India menyusul penutupan layanan TikTok di negara tersebut.
Selain itu, Meta juga pernah menerapkan pengalaman Reels-first serupa kepada sebagian pengguna Instagram di India dan Korea Selatan pada tahun lalu.
Sistem tersebut menerapkan mekanisme serupa, di mana aplikasi langsung menampilkan linimasa video saat pertama kali dibuka.
Pemilihan India sebagai lokasi uji coba didasarkan pada skala pasar yang besar. Merujuk pada data perangkat periklanan Meta, basis pengguna Facebook di India telah melampaui 400 juta akun.
Jumlah tersebut menjadikan India sebagai pasar terbesar bagi Meta secara global dalam hal jumlah pengguna aktif. Oleh karena itu, hasil dari uji coba ini dinilai akan menjadi acuan penting bagi pengembangan strategi video Meta di masa mendatang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media