Tech Update . 15/08/2026, 17:15 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
fin.co.id - OpenAI baru saja memamerkan fitur baru bernama Ultrafast mode untuk versi uji coba terbatas. Fitur ini sengaja dibuat agar model AI terbaru mereka, GPT-5.6 Sol, bisa menyelesaikan pekerjaan jauh lebih cepat dibanding pemrosesan biasa.
Saat ini, OpenAI sedang bekerja sama dengan sejumlah perusahaan pilihan untuk menjajal seberapa tangguh performa fitur anyar ini.
Lewat pengumuman resminya, OpenAI menjelaskan kalau layanan baru ini ditopang oleh teknologi dari Cerebras.
Berkat dukungan tersebut, AI ini sanggup mengeluarkan hingga 750 kata/karakter per detik. Hasilnya, pemrosesan data bisa berjalan 14 kali lebih kencang dari biasanya.
Bagi dunia usaha, lonjakan kecepatan ini tentu jadi kabar baik. Perusahaan bisa bikin aplikasi yang lebih cepat merespons pengguna, mengambil keputusan bisnis tanpa membuang waktu, dan menyelsaikan pekerjaan berat dengan jauh lebih efisien.
"Fitur GPT-5.6 Sol mode Ultrafast ini baru bisa dicoba oleh sebagian kecil pengguna terpilih mulai hari ini," jelas pihak OpenAI.
Mereka juga berjanji akan membuka akses ke lebih banyak pengguna jika kapasitas sistemnya sudah siap.
Kecepatan ekstra ini dirancang untuk membantu berbagai pekerjaan yang butuh kepastian cepat, seperti:
Uji coba awal ini fokus pada perusahaan di bidang koding (programming), jual-beli online (e-commerce), hingga riset keuangan untuk melihat seberapa besar dampak kecepatan AI ini dalam memperlancar pekerjaan mereka.
Bukan cuma dilempar ke pengguna luar, para pengembang (developer) di OpenAI sendiri juga sudah memakai mode Ultrafast ini untuk kerjaan sehari-hari.
Secara internal, tim OpenAI memanfaatkan mode ini saat ada masalah teknis mendadak. Waktu tunggu dari saat masalah ditemukan, diuji, sampai diambil tindakan jadi jauh lebih singkat. Mode ini juga dipakai untuk mengolah data riset dalam jumlah besar secara otomatis dan cepat.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media