fin.co.id - Samsung resmi memberi isyarat kehadiran suksesor dari cincin pintar generasi pertamanya, yakni Galaxy Ring 2. Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini berkomitmen terus mengembangkan ekosistem perangkat wearable yang lebih cerdas dan terintegrasi, dengan menempatkan kesehatan digital sebagai fokus utama inovasi mereka.
Kabar pengembangan Galaxy Ring 2 terungkap langsung dari pernyataan Hon Pak, Wakil Presiden Senior sekaligus Kepala Tim Kesehatan Digital Samsung. Dalam wawancara eksklusif bersama Forbes, ia mengonfirmasi bahwa tim internal Samsung saat ini tengah bekerja aktif merancang generasi berikutnya dari perangkat cincin pintar tersebut. Meskipun Galaxy Ring pertama baru menapaki pasar selama dua tahun, langkah cepat Samsung ini menunjukkan ambisi besar mereka dalam memimpin pasar perangkat kesehatan wearable.
Hon Pak menyoroti lanskap industri wearable yang kini semakin kompetitif. Menurutnya, kemampuan sensor perangkat keras di seluruh industri saat ini cenderung serupa. Oleh karena itu, Samsung memilih untuk membedakan diri melalui keunggulan layanan perangkat lunak (software). Perusahaan ingin memberikan nilai tambah lebih mendalam melalui analisis data kesehatan yang lebih presisi, bukan sekadar menampilkan angka-angka statistik mentah.
"Kami ingin membangun pengalaman pengguna di atas fondasi data kesehatan yang terkumpul," ujar Hon Pak. Pendekatan ini bertujuan agar setiap pengguna mendapatkan wawasan yang lebih personal mengenai kondisi tubuh mereka sendiri.
Salah satu poin paling menarik dalam perbincangan tersebut adalah kemungkinan kompatibilitas Galaxy Ring 2 dengan perangkat di luar ekosistem Android. Hingga saat ini, Galaxy Ring generasi pertama hanya mampu terhubung dengan smartphone Android. Hal ini tentu menjadi batasan bagi pengguna iOS yang ingin merasakan kecanggihan cincin pintar Samsung.
Ketika ditanya mengenai potensi dukungan untuk iPhone, Hon Pak memberikan jawaban yang cukup diplomatis namun penuh teka-teki. Ia tidak secara eksplisit membenarkan, namun ia juga tidak menampik kemungkinan tersebut. "Saya tersenyum tetapi saya tidak bisa mengatakan apa-apa. Saya pikir Anda akan sangat senang dengan beberapa rilis dan berita yang akan datang," ungkapnya.
Pernyataan ini memberi harapan baru bagi pengguna iPhone. Mengingat Galaxy Ring tidak memiliki layar dan tidak menampilkan notifikasi, perangkat ini sebenarnya sangat logis untuk dipasangkan dengan perangkat iOS. Jika Samsung nantinya merilis aplikasi Galaxy Wearable dan Samsung Health yang kompatibel dengan ekosistem Apple, Galaxy Ring 2 akan menjadi perangkat wearable Samsung pertama yang sukses menembus "dinding" ketat iPhone.
Lebih jauh, Samsung membeberkan peta jalan (roadmap) besar untuk masa depan ekosistem kesehatan terintegrasi mereka. Saat ini, perangkat wearable Samsung sudah mampu memantau berbagai indikator vital seperti detak jantung, oksigen darah, laju pernapasan, pola tidur, hingga langkah kaki sepanjang hari. Samsung menerapkan metode pemantauan tujuh hari untuk menetapkan data dasar (baseline) kesehatan pengguna, sehingga perangkat dapat memberi peringatan jika ditemukan penyimpangan vital yang tidak biasa.
Ke depannya, Samsung akan meluncurkan fitur Pelatihan Kesehatan berbasis Kecerdasan Buatan (AI) pada tahun 2027. Fitur ini akan menjadi pendamping kesehatan pribadi yang mampu mempelajari perilaku pengguna secara spesifik. Berbeda dengan aplikasi kebugaran umum yang memberikan saran seragam, pendamping AI ini akan memberikan motivasi dan instruksi yang dipersonalisasi sesuai kebutuhan unik masing-masing individu.
Samsung juga berencana memaksimalkan ekosistem produk rumah tangganya yang sangat luas. Melalui aplikasi SmartThings, perangkat dapur seperti kompor, microwave, hingga lemari pendingin akan saling terhubung dengan data kebugaran pengguna.
Sebagai contoh, Samsung berencana menghadirkan integrasi dengan aplikasi Samsung Food. Sistem nantinya akan merekomendasikan resep-resep makanan sehat yang disesuaikan dengan bahan-bahan yang tersedia di dalam lemari pendingin pengguna. Dengan menggabungkan data kesehatan dari Galaxy Ring dan kemudahan pengelolaan rumah tangga, Samsung berharap dapat membantu pengguna mencapai target kebugaran mereka secara holistik, mulai dari aktivitas fisik hingga asupan nutrisi sehari-hari.
Inovasi yang Samsung siapkan ini menegaskan posisi mereka sebagai pemain kunci dalam dunia Internet of Things (IoT) dan kesehatan digital. Penggemar teknologi kini tentu tak sabar menunggu pengumuman resmi mengenai rilis Galaxy Ring 2 dan integrasi AI yang akan mengubah cara kita menjaga kesehatan.