Gadget Review . 30/06/2026, 16:41 WIB
Penulis : Ari Nur Cahyo | Editor : Ari Nur Cahyo
fin.co.id -- Raksasa teknologi asal Amerika Serikat, Apple, kembali memanjakan para pengguna Apple Watch dengan meluncurkan opsi tampilan menu utama (Home) yang jauh lebih segar. Inovasi teranyar bernama dynamic app grid ini resmi hadir melalui pembaruan sistem operasi watchOS 27.
Mengutip laporan dari 9to5mac, raksasa teknologi ini awalnya mengadopsi konsep menu yang terinspirasi langsung dari tampilan halaman muka iPhone saat pertama kali merilis Apple Watch ke pasaran. Apple kemudian memberi nama konsep visual pertama tersebut sebagai tampilan honeycomb atau sarang lebah karena bentuknya yang ikonik.
Seiring perkembangan teknologi, Apple terus memperbarui pengalaman pengguna dengan mengenalkan opsi tata letak kedua yang bernama list view atau tampilan daftar melalui watchOS 4. Kini, perusahaan yang berbasis di Cupertino tersebut resmi memperkenalkan opsi tata letak ketiga, yaitu dynamic app grid, sebagai lompatan besar berikutnya dalam ekosistem jam tangan pintar mereka.
Pihak perusahaan menjelaskan bahwa fitur baru ini tidak sekadar mengubah susunan ikon aplikasi, melainkan menyuntikkan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) ke dalamnya. Sistem baru ini akan bekerja secara dinamis untuk menyaring aktivitas harian para pengguna.
"Tampilan dynamic app grid ini secara otomatis menyoroti aplikasi yang direkomendasikan Siri, termasuk aplikasi yang paling populer dan yang baru saja digunakan oleh pengguna. Sementara itu, aplikasi Siri akan selalu berada di bagian depan dan tengah," tulis Apple melalui penjelasan resmi di situs web watchOS 27.
Ketika pengguna menekan atau mengakses tombol putar digital crown pada Apple Watch yang sudah menjalankan sistem operasi watchOS 27, sistem akan langsung mengarahkan pandangan ke antarmuka baru tersebut. Pengguna bakal langsung melihat logo atau pintasan aplikasi bertenaga AI Siri berdiri megah di posisi paling pusat dan strategis.
Tidak hanya itu, sistem cerdas ini juga akan menampilkan lima aplikasi rekomendasi lain yang tersusun rapi mengelilingi ikon Siri tersebut. Rekomendasi ini akan terus berubah secara real-time berdasarkan kebiasaan harian, waktu, maupun lokasi pengguna saat mengenakan jam tangan pintar tersebut.
Apple melengkapi antarmuka ini dengan pintasan khusus pada bagian bawah layar untuk mempermudah akses ke program lain. Pintasan tersebut berfungsi untuk membuka seluruh daftar aplikasi yang terpasang di dalam perangkat jam tangan pintar tersebut secara menyeluruh.
Melalui pintasan tersebut, pengguna dapat memilih untuk membuka aplikasi dalam format tampilan grid konvensional ataupun tampilan daftar (list). Semua pilihan ini bergantung sepenuhnya pada preferensi personal dan kenyamanan tata letak yang pengguna sukai.
Langkah berani Apple dalam merombak antarmuka ini bukan tanpa alasan yang matang. Pihak manajemen tampaknya sangat memahami perilaku konsumen bahwa pengguna Apple Watch cenderung jarang membuka aplikasi di jam tangan mereka secara manual karena layar yang terbatas.
Oleh sebab itu, Apple menghadirkan opsi dynamic app grid ini sebagai solusi taktis yang menawarkan aplikasi-aplikasi paling relevan sesuai kebutuhan mendesak pengguna. Langkah ini otomatis memangkas waktu pencarian aplikasi secara manual yang sering kali terasa merepotkan di layar kecil.
Namun, keberhasilan total dari fitur baru ini akan bergantung sepenuhnya pada seberapa akurat dan relevan algoritma Siri dalam menebak aplikasi yang sedang pengguna butuhkan. Jika rekomendasi AI tersebut sering meleset, maka fitur ini justru berpotensi membingungkan konsumen.
Bagi pencinta gadget yang sudah tidak sabar untuk menjajalnya, Apple saat ini baru menyediakan watchOS 27 dalam versi pengujian atau beta. Kendati demikian, raksasa teknologi ini menjadwalkan peluncuran versi final atau versi stabilnya secara global pada musim gugur tahun 2026 mendatang.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media