fin.co.id - Raksasa teknologi asal Korea Selatan, Samsung, dilaporkan tengah mempertimbangkan untuk menghadirkan fitur kamera unggulan dari lini flagship terbaru mereka, Galaxy S26, ke jajaran ponsel generasi sebelumnya. Langkah ini menjadi kabar gembira bagi pengguna setia Samsung yang ingin mencicipi teknologi mutakhir tanpa harus berganti perangkat.
Fitur yang menjadi sorotan utama adalah Virtual Aperture pada kamera telefoto. Saat ini, Samsung baru menyematkan teknologi tersebut secara eksklusif pada lini Samsung Galaxy S26, Galaxy S26+, dan kasta tertingginya, Galaxy S26 Ultra.
Mengutip laporan GSM Arena, Selasa 10 Maret 2026, Samsung berpotensi membawa Virtual Aperture ke seri Galaxy S25 melalui pembaruan perangkat lunak (software update). Hal ini sangat memungkinkan karena fitur tersebut sepenuhnya mengandalkan pemrosesan berbasis perangkat lunak, bukan komponen fisik tambahan pada lensa.
Virtual Aperture merupakan teknologi yang memungkinkan pengguna untuk mensimulasikan bukaan lensa yang berbeda secara digital. Melalui fitur ini, pengguna memiliki kontrol penuh untuk mengatur tingkat kedalaman bidang atau efek blur pada latar belakang foto.
Hasilnya, foto potret akan terlihat lebih profesional dengan efek bokeh yang menonjol dan dapat Anda sesuaikan sesuai selera. Kehadiran fitur ini pada kamera telefoto akan meningkatkan kualitas foto close-up secara signifikan, sehingga subjek foto terlihat lebih tajam dengan latar belakang yang halus.
Samsung mempertimbangkan implementasi fitur ini setelah melihat tingginya permintaan pengguna di berbagai forum teknologi dunia maya. Salah satu eksekutif Samsung bahkan telah mengonfirmasi bahwa perusahaan saat ini sedang meninjau secara serius kemungkinan implementasi fitur tersebut agar dapat dinikmati oleh pengguna Galaxy S25 Series.
Fleksibilitas Fotografi di Lini Flagship
Hingga saat ini, fitur Virtual Aperture sebenarnya sudah tersedia untuk seri Galaxy S25 melalui aplikasi Expert RAW. Namun, pengguna baru bisa menikmatinya terbatas pada kamera utama saja. Jika Samsung benar-benar memperluas dukungan ini ke kamera telefoto, para penggemar fotografi mobile akan mendapatkan fleksibilitas yang jauh lebih besar dalam berkreasi.
Selain kabar pembaruan perangkat lunak, rumor mengenai masa depan seri Galaxy juga terus berkembang. Muncul spekulasi bahwa generasi mendatang, yakni Galaxy S27, akan membawa kembali teknologi bukaan lensa variabel secara fisik (physical variable aperture) pada kamera utama.
Teknologi mekanis tersebut sebelumnya pernah menjadi andalan Samsung pada Galaxy S9 (2018) dan Galaxy S10 (2019). Meskipun Samsung sempat menghentikan penggunaan komponen fisik ini, mereka tampaknya ingin kembali menghadirkan keunggulan optik murni guna bersaing di pasar ponsel kamera premium yang semakin ketat. (*).