fin.co.id - Vivo T5x 5G mulai mencuri perhatian setelah perusahaan teknologi asal Tiongkok tersebut memberi sinyal peluncurannya di pasar India.
Smartphone ini diproyeksikan hadir sebagai penerus dari seri sebelumnya yang rilis pada Maret 2025, sekaligus memperkuat lini ponsel kelas menengah dengan fokus utama pada performa.
Dalam beberapa tahun terakhir, persaingan smartphone midrange semakin ketat. Banyak produsen berlomba menghadirkan perangkat dengan spesifikasi tinggi namun tetap terjangkau.
Melalui perangkat terbarunya ini, Vivo tampaknya ingin menawarkan kombinasi performa kuat, efisiensi daya, serta pengalaman penggunaan yang lebih optimal bagi pengguna sehari-hari.
Teaser resmi yang dibagikan oleh Vivo India juga memberi gambaran awal mengenai kemampuan performa perangkat tersebut.
Hal ini memperlihatkan strategi perusahaan untuk menargetkan konsumen yang membutuhkan smartphone cepat untuk multitasking, gaming, maupun aktivitas digital lainnya.
Performa Kencang dengan Skor Benchmark Tinggi
Dalam materi promosi yang beredar di media sosial, Vivo T5x 5G disebut berhasil mencatat skor lebih dari satu juta poin dalam pengujian AnTuTu.
Angka tersebut cukup impresif untuk kategori smartphone kelas menengah dan menunjukkan potensi performa yang kompetitif di segmennya.
Meski belum mengungkap secara resmi chipset yang digunakan, perusahaan mengisyaratkan bahwa ponsel ini dirancang untuk memberikan performa terbaik di kelas harganya.
Bahkan dalam catatan promosi, perangkat tersebut diklaim sebagai ponsel tercepat di bawah harga Rs. 23.000 per 5 Maret 2026.
Jika dikonversikan, kisaran harga tersebut setara dengan sekitar Rp4,3 juta hingga Rp4,5 juta. Dengan harga seperti itu, perangkat ini berpotensi menjadi salah satu pilihan menarik di segmen ponsel kelas menengah terbaru.
Bocoran Spesifikasi dan Chipset Baru
Sejumlah bocoran dari pengamat industri teknologi menyebutkan bahwa Vivo T5x 5G kemungkinan akan ditenagai oleh chipset MediaTek Dimensity 7400 Turbo.
Prosesor ini diperkirakan membawa peningkatan performa yang signifikan dibanding generasi sebelumnya, terutama untuk pengolahan grafis dan efisiensi daya.