Samsung Galaxy S Series Usung Sensor 200MP dan AI, Malam Bukan Lagi Halangan Kreativitas

gadget.fin.co.id - 25/02/2026, 10:38 WIB

Samsung Galaxy S Series Usung Sensor 200MP dan AI, Malam Bukan Lagi Halangan Kreativitas

Samsung Galaxy S Series Usung Sensor 200MP dan AI, Malam Bukan Lagi Halangan Kreativitas

fin.co.id - Samsung Electronics Indonesia kembali mempertegas dominasi mereka di industri ponsel pintar dengan mengandalkan keunggulan kamera Galaxy S Series. Produsen raksasa asal Korea Selatan ini memberikan keleluasaan penuh bagi pengguna untuk mengabadikan momen berharga, meski harus berhadapan dengan kondisi minim pencahayaan atau low light.

MX Product Marketing Senior Manager Samsung Electronics Indonesia, Ilham Indrawan mengungkapkan bahwa tren konsumen saat ini telah bergeser. Masyarakat modern menginginkan hasil fotografi dan video yang tampak profesional tanpa harus terjebak dalam pengaturan teknis kamera yang rumit dan membosankan.

"Melalui kamera unggulan dari Galaxy S Series, Samsung menghadirkan pengalaman fotografi dan video profesional yang tetap mudah digunakan," ujar Ilham Indrawan melalui keterangan resminya, Senin.

Samsung meyakini bahwa pengguna tidak lagi memerlukan kamera profesional yang berat untuk menangkap detail jernih di malam hari. Sejak meluncurkan Galaxy S22 Series pada 2022 lalu, Samsung telah memperkenalkan identitas "Nightography". Fitur ini menjadi fondasi utama bagi pengembangan sistem kamera Galaxy S Series dari generasi ke generasi.

Advertisement

Pendekatan cerdas ini memungkinkan setiap sensor kamera bekerja maksimal untuk menyerap cahaya. Hasilnya, pengguna dapat merekam aksi dinamis, seperti konser musik atau pemandangan kota di malam hari, dengan hasil yang tajam, terang, dan kaya detail. Ilham menegaskan bahwa inovasi Nightography hadir agar kegelapan tidak lagi menjadi penghalang kreativitas bagi para kreator konten maupun pengguna harian.

Konsistensi Samsung dalam menggali inovasi teknologi digital membuahkan hasil manis. Global Mobile Awards bahkan memberikan pengakuan melalui penghargaan Best Smartphone bagi lini unggulan ini. Namun, Samsung tidak hanya mengandalkan perangkat keras (hardware) semata. Mereka terus membenahi pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) secara masif.

Pada generasi Samsung Galaxy S23 Ultra, perusahaan menyematkan sensor raksasa 200MP yang bekerja selaras dengan prosesor generasi terbaru. Kombinasi ini mempercepat pemrosesan gambar dan meminimalisir kendala klasik seperti noise atau warna yang pudar saat memotret di ruang gelap.

Lompatan teknologi paling signifikan muncul pada generasi terbaru, yakni Galaxy S25 Series. Samsung memperkenalkan ProVisual Engine, sebuah mesin AI canggih yang telah melewati proses pelatihan menggunakan lebih dari 400 juta dataset. Teknologi ini secara otomatis mengenali objek dan mengoptimalkan kualitas gambar secara instan. Hasil tangkapan layar tampak sangat natural, bersih dari bintik hitam, dan memiliki akurasi warna yang menyerupai hasil jepretan kamera DSLR profesional.

Melalui integrasi antara sensor mumpuni dan algoritma AI yang terus berkembang, Samsung Galaxy S Series sukses membangun kepercayaan pengguna sebagai perangkat andal di berbagai skenario menantang. Kini, mengabadikan momen legendaris di bawah cahaya bulan bukan lagi sebuah kesulitan, melainkan pengalaman yang menyenangkan dan instan.(*).

Ari Nur Cahyo
Ari Nur Cahyo
Penulis

Penulis di FIN.CO.ID sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.