fin.co.id - Pasar wearable kembali diramaikan dengan kehadiran Oppo Watch S, yang kini resmi diluncurkan di Eropa setelah debut perdananya pada musim gugur lalu.
Jam tangan pintar terbaru dari Oppo ini hadir sebagai perangkat yang memadukan desain premium, layar berkualitas tinggi, serta daya tahan baterai yang impresif.
Peluncuran ini menandai langkah strategis Oppo dalam memperkuat ekosistem perangkat lintas platform.
Tidak sekadar aksesori, Oppo Watch S diposisikan sebagai perangkat pendukung gaya hidup aktif, mulai dari kebugaran hingga kebutuhan harian pengguna modern.
Perangkat wearable Oppo ini langsung mencuri perhatian berkat layar AMOLED berukuran 1,46 inci. Panel tersebut menyajikan resolusi 464 × 464 piksel dengan kerapatan 317ppi, menghasilkan tampilan visual yang tajam dan nyaman dipandang.
Tidak hanya itu, daya tarik utamanya terletak pada tingkat kecerahan puncak mencapai 3000 nits, fitur yang menjanjikan visibilitas optimal bahkan di bawah terik matahari.
Desain Ringan dengan Sentuhan Premium
Secara fisik, Oppo Watch S tampil dengan bodi berbahan stainless steel yang memberikan kesan elegan sekaligus kokoh.
Ketebalan casing hanya 8,9mm dengan bobot sekitar 35 gram tanpa strap, menjadikannya nyaman digunakan sepanjang hari tanpa terasa membebani pergelangan tangan.
Pengguna juga mendapatkan fleksibilitas personalisasi melalui beragam pilihan watch face yang telah disediakan.
Sistem operasi ColorOS Watch 7.1 yang digunakan memungkinkan pengalaman navigasi yang halus, didukung chipset BES2800BP serta penyimpanan internal 4GB EMMC.
Lebih dari Sekadar Pelacak Aktivitas
Dalam aspek kebugaran, smartwatch Oppo ini menawarkan lebih dari 100 mode olahraga. Fitur lari menjadi salah satu yang paling menonjol, menghadirkan panduan latihan, analisis postur, hingga pelacakan ambang laktat, fitur yang biasanya ditemukan pada perangkat kelas atas.
Tak hanya itu, Oppo Watch S juga dilengkapi analitik olahraga profesional untuk cabang tertentu, terutama olahraga lapangan.
Pendekatan ini menunjukkan bahwa Oppo menargetkan pengguna yang menginginkan data performa lebih mendalam, bukan sekadar hitungan langkah atau kalori.