Mengulas Samsung Galaxy S26 Ultra: Monster Performa dengan Chipset 2nm dan Keamanan Ketat

gadget.fin.co.id - 17/02/2026, 10:35 WIB

Mengulas Samsung Galaxy S26 Ultra: Monster Performa dengan Chipset 2nm dan Keamanan Ketat

Mengulas Samsung Galaxy S26 Ultra: Monster Performa dengan Chipset 2nm dan Keamanan Ketat

fin.co.id - Samsung kembali menghentak pasar ponsel pintar kelas atas melalui peluncuran Galaxy S26 Ultra. Raksasa teknologi asal Korea Selatan ini membekali perangkat flasghip terbarunya dengan spesifikasi yang melampaui batas standar industri saat ini. Fokus utama Samsung kali ini terletak pada integrasi kecerdasan buatan (AI) yang lebih mendalam serta performa perangkat keras yang sangat agresif.

Kehadiran Galaxy S26 Ultra menandai era baru dalam persaingan ponsel premium, terutama dengan adopsi teknologi fabrikasi chipset terkecil di kelasnya. Perangkat ini tidak hanya mengincar para penggemar fotografi, tetapi juga menyasar kalangan profesional dan gamer yang membutuhkan stabilitas performa tingkat tinggi.

Samsung menanamkan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 sebagai jantung pacu utama. Chip ini merupakan lompatan besar karena menggunakan teknologi fabrikasi 2nm yang sangat efisien. Arsitektur CPU ini mengandalkan dua prime core dengan kecepatan maksimal hingga 4,74GHz, sementara enam core pendukung lainnya bekerja pada kecepatan 3,63GHz.

Hasil pengujian melalui platform Geekbench menunjukkan angka yang fantastis. Skor single-core perangkat ini menyentuh angka 3.600 hingga 3.700, sedangkan skor multi-core berada di kisaran 10.600 hingga 11.200 poin. Angka ini mencerminkan peningkatan drastis jika kita membandingkannya dengan model S25 Ultra sebelumnya.

Advertisement

Untuk urusan visual, GPU Adreno generasi terbaru mendampingi chipset gahar tersebut. Samsung mengklaim kemampuan grafis ponsel ini hampir setara dengan konsol gaming rumahan. Pengujian Vulkan Geekbench yang mencapai 27.800 poin membuktikan bahwa Galaxy S26 Ultra sanggup melahap gim berat maupun aplikasi penyuntingan video resolusi tinggi tanpa kendala lag sedikitpun.

Bukan Samsung namanya jika tidak menonjolkan sektor kamera. Galaxy S26 Ultra mengusung sensor utama beresolusi 200MP generasi terbaru. Sensor fisik yang lebih besar ini mampu menangkap cahaya lebih banyak secara signifikan. Efeknya, kualitas foto pada kondisi minim cahaya atau malam hari tampil jauh lebih tajam dengan noise yang sangat minim.

Samsung juga menyematkan teknologi AI Light Mastery. Fitur ini secara otomatis menyeimbangkan pencahayaan ekstrem, baik saat Anda memotret di bawah terik matahari maupun di lingkungan remang-remang. AI Engine generasi kelima pada chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5 turut mempercepat proses pengolahan gambar, sehingga jeda antara menekan tombol rana dan penyimpanan foto hampir tidak terasa.

Selain fotografi, fitur video profesional mendapatkan peningkatan pada sistem stabilisasi. Pengguna kini dapat merekam video dengan kualitas sinematik yang lebih stabil, warna yang lebih akurat, dan detail yang tetap terjaga meskipun objek bergerak dengan cepat.

Pada sisi tampilan, Samsung menggunakan panel LTPO Dynamic AMOLED 2X berukuran 6,9 inci. Layar ini mendukung refresh rate adaptif 120Hz yang memberikan transisi visual sangat halus. Tingkat kecerahan puncak mencapai 3.000 nits, sebuah angka yang menjamin layar tetap terbaca jelas meski di bawah paparan sinar matahari langsung yang terik.

Untuk melindungi investasi pengguna, Samsung melapisi layar mewah ini dengan Corning Gorilla Armor 2. Material ini menawarkan ketahanan goresan dan benturan yang jauh lebih baik daripada generasi pertama.

Masalah baterai juga mendapatkan perhatian serius. Meski kapasitas baterai tetap berada di angka 5.000 mAh, Samsung akhirnya meningkatkan kecepatan pengisian daya menjadi 60W fast charging. Peningkatan dari sebelumnya yang hanya 45W ini memungkinkan baterai terisi hingga 80 persen hanya dalam waktu 30 menit. Pengguna hanya membutuhkan waktu total sekitar 45 menit untuk mengisi daya hingga penuh 100 persen.

Inovasi menarik lainnya muncul dari sektor keamanan melalui fitur Privacy Display. Fitur ini memungkinkan pengguna melindungi konten layar dari mata orang asing di sekitar. Teknologi ini secara cerdas membatasi sudut pandang layar, sehingga orang yang melihat dari samping hanya akan melihat tampilan gelap atau buram. Pengguna dapat mengaktifkan fitur ini dengan mudah melalui panel cepat pada One UI 8.5.

Keamanan data pribadi tetap menjadi prioritas dengan dukungan Samsung Knox. Sistem ini melindungi informasi sensitif seperti kata sandi dan PIN pada level hardware. Perangkat juga mampu menyembunyikan notifikasi sensitif secara otomatis saat mendeteksi keberadaan orang lain di sekitar pengguna.

Advertisement

Rangkuman Spesifikasi Samsung Galaxy S26 Ultra

Chipset: Snapdragon 8 Elite Gen 5 (fabrikasi 2nm)

Ari Nur Cahyo
Ari Nur Cahyo
Penulis

Penulis di FIN.CO.ID sejak Maret 2022 yang fokus mengeksplorasi dunia Teknologi, Sepak Bola, dan Anime. Memiliki ketertarikan kuat pada isu-isu viral, ia berkomitmen menghadirkan konten yang segar, informatif, dan relevan dengan tren masa kini.