fin.co.id - Pasar telepon seluler pintar (smartphone) di Indonesia bersiap menyambut petarung baru di kelas "flagship killer". Realme, produsen teknologi asal China, nampaknya sedang merancang strategi besar untuk meluncurkan perangkat teranyar mereka, Realme GT 8, di Tanah Air dalam waktu dekat. Kabar ini menguat setelah perangkat tersebut terpantau telah mengantongi sertifikasi Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) dari Kementerian Perindustrian (Kemenperin).
Munculnya sertifikasi ini menjadi sinyal hijau bagi Realme untuk segera memasarkan produknya secara resmi. Sebagai informasi, setiap perangkat telekomunikasi berbasis 4G dan 5G wajib memenuhi standar komponen lokal sebelum boleh diperjualbelikan di pasar domestik Indonesia.
Berdasarkan pantauan terbaru di situs resmi TKDN, sebuah perangkat misterius dengan nomor model RMX8888 telah berhasil lolos uji dengan nilai kandungan lokal mencapai 35,05 persen. Berbagai sumber industri mengonfirmasi bahwa nomor model tersebut merujuk pada Realme GT 8. Perangkat ini merupakan versi global dari Realme Neo 8 yang dijadwalkan meluncur lebih dulu di pasar China pada 22 Januari 2026 mendatang.
Lolosnya uji TKDN ini memicu antusiasme tinggi di kalangan pencinta gadget. Pasalnya, seri "GT" dari Realme selama ini terkenal sebagai perangkat yang menawarkan performa kelas atas namun tetap memiliki harga yang kompetitif dibandingkan kompetitor di kelas flagship.
Salah satu daya tarik utama yang menjadi bahan pembicaraan hangat adalah penggunaan System on Chip (SoC) terbaru dari Qualcomm. Realme GT 8 kabarnya akan mengadopsi chipset Snapdragon 8 Gen 5. Meskipun Qualcomm memposisikan chipset ini satu tingkat di bawah seri Elite, kemampuannya tetap masuk dalam kategori monster performa.
Snapdragon 8 Gen 5 sudah menggunakan teknologi fabrikasi canggih 3 nanometer (3nm) yang menawarkan efisiensi daya luar biasa tanpa mengorbankan kecepatan. Chipset ini mengandalkan CPU Oryon dengan konfigurasi 2 core Prime berkecepatan 3,8 GHz dan 6 core Performance dengan clock speed 3,32 GHz. Untuk urusan grafis, perangkat ini mengandalkan GPU Adreno 829. GPU ini merupakan "turunan" langsung dari Adreno 840 yang tertanam pada Snapdragon 8 Elite Gen 5, sehingga performa gaming berat pada resolusi tinggi dipastikan berjalan mulus.
Realme nampaknya tidak ingin setengah-setengah dalam membekali GT 8. Bocoran spesifikasi menunjukkan bahwa perangkat ini akan mendukung penggunaan RAM LPDDR5X hingga kapasitas fantastis, yaitu 24GB. Kapasitas sebesar ini biasanya hanya ditemukan pada laptop kelas profesional atau ponsel gaming kelas berat. Sektor penyimpanan internal pun sangat lapang dengan opsi UFS 4.1 hingga kapasitas 1TB.(*).
Satu aspek yang paling mencolok adalah sektor catu daya. Realme menanamkan "baterai badak" berkapasitas 8.000mAh. Kapasitas ini melampaui standar ponsel flagship pada umumnya yang rata-rata masih bertahan di angka 5.000mAh. Untuk mengisi daya sebesar itu, Realme menyertakan fitur pengisian daya cepat (fast charging) 80W. Meskipun bukan yang tercepat di dunia, kombinasi baterai 8.000mAh dan pengisian 80W menawarkan ketahanan baterai yang bisa mencapai dua hari dalam penggunaan normal.
Sektor visual juga mendapatkan peningkatan signifikan. Realme GT 8 menggunakan panel layar AMOLED M14 terbaru dari Samsung berukuran 6,78 inci. Layar ini menawarkan resolusi 1.5K yang tajam serta refresh rate mencapai 165Hz. Spesifikasi layar seperti ini akan memberikan pengalaman visual yang sangat halus, terutama bagi pengguna yang gemar bermain gim kompetitif atau mengonsumsi konten video berkualitas tinggi.
Dari sisi fotografi, Realme GT 8 tidak lagi mengandalkan kamera "pelengkap". Realme menyematkan sensor utama 50MP yang sudah dilengkapi dengan Optical Image Stabilization (OIS). Selain lensa ultra-wide 8MP, hal yang paling mengejutkan adalah kehadiran lensa periskop telefoto 50MP dengan kemampuan 3x optical zoom. Kehadiran lensa periskop di kelas flagship killer tentu akan menjadi ancaman serius bagi ponsel premium merek lain. Sementara untuk kebutuhan swafoto, tersedia kamera depan bersensor 16MP.
Menanti Tanggal Peluncuran Resmi
Meskipun Realme Neo 8 dipastikan debut di China pekan depan, Realme Indonesia masih menutup rapat informasi mengenai tanggal peluncuran resmi Realme GT 8 di Tanah Air. Namun, melihat riwayat peluncuran sebelumnya, biasanya produk akan rilis dalam waktu satu hingga dua bulan setelah mengantongi sertifikat TKDN.
Kehadiran Realme GT 8 diprediksi akan mengubah peta persaingan ponsel kelas atas di Indonesia. Konsumen kini memiliki opsi perangkat dengan spesifikasi "rata kanan" tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam. Apakah Realme GT 8 akan menjadi raja baru di kelasnya? Kita tunggu saja kehadirannya di pasar resmi Indonesia.(*).