fin.co.id - Pasar ponsel pintar (smartphone) kelas menengah atau midrange di Indonesia akan kedatangan penantang serius pada tahun depan. Infinix, produsen yang selama ini identik dengan perangkat harga terjangkau, tengah menyiapkan amunisi baru bertajuk Infinix Note 60 Pro.
Langkah ini menandai babak baru bagi Infinix. Mereka tidak lagi sekadar bermain di zona nyaman, melainkan berani membawa kombinasi performa buas dan estetika premium yang selama ini absen dari lini Note Series. Perangkat ini diprediksi akan mengubah peta persaingan ponsel kelas menengah secara signifikan.
Selama bertahun-tahun, Infinix sangat bergantung pada prosesor besutan MediaTek. Namun, melalui Note 60 Pro, perusahaan melakukan langkah strategis dengan menyematkan chipset Qualcomm Snapdragon 7s Gen 4.
Keputusan ini bukan tanpa alasan. Penggunaan Snapdragon bertujuan untuk mendongkrak citra merek (brand image) di mata konsumen yang sering kali menganggap chipset Qualcomm lebih unggul dalam stabilitas. Berdasarkan data sertifikasi dan pengujian benchmark terbaru, chipset dengan fabrikasi 4 nm ini mengusung konfigurasi CPU Cortex A720 dan A520.
Dukungan GPU Adreno 810 memastikan performa grafis tetap stabil meski pengguna menjalankan aplikasi berat. Selain itu, optimalisasi aplikasi dan pengalaman bermain gim (gaming) pada ekosistem Snapdragon biasanya jauh lebih matang ketimbang kompetitor di kelas yang sama.
Infinix nampaknya sangat serius menggarap sektor visual. Mereka kembali menggandeng rumah desain legendaris asal Italia, Pininfarina, untuk merancang bodi Note 60 Pro. Kolaborasi ini menghasilkan tampilan yang elegan, eksklusif, dan jauh dari kesan "ponsel murah".
Pada bagian depan, pengguna akan disambut dengan layar AMOLED seluas 6,78 inci. Layar ini bukan sekadar panel biasa karena memiliki resolusi 2K dengan refresh rate mencapai 144 Hz. Spesifikasi layar tersebut biasanya hanya hadir pada ponsel kategori flagship yang harganya jauh lebih mahal.
Kehadiran fitur HDR10 Plus dan Dolby Vision semakin memanjakan mata pengguna saat menikmati konten multimedia. Desain bezel yang sangat tipis dengan lekukan melengkung di sisi samping memberikan kesan modern sekaligus ergonomis saat berada dalam genggaman.
Meski Snapdragon 7s Gen 4 berada di bawah kasta seri 8, efisiensi dayanya sangat patut diacungi jempol. Chipset ini mampu melahap berbagai gim populer seperti Genshin Impact atau Mobile Legends dengan pengaturan grafis tinggi tanpa kendala berarti.
Untuk mendukung performa tersebut, Infinix menyediakan varian RAM mulai dari 8 GB hingga 12 GB. Ruang penyimpanan internal sebesar 256 GB juga memberikan keleluasaan bagi pengguna untuk menyimpan ribuan foto, video, dan aplikasi tanpa khawatir memori cepat penuh.
Menariknya, Note 60 Pro akan langsung menjalankan sistem operasi terbaru Android 16 dengan antarmuka XOS 16. Pengguna juga akan mendapatkan jaminan pembaruan keamanan secara rutin, sebuah hal yang sangat krusial di era keamanan siber saat ini.
Sektor kamera tidak luput dari perhatian. Infinix membenamkan sensor utama 50 MP yang sudah mengusung fitur Optical Image Stabilization (OIS). Fitur ini sangat membantu pengguna menghasilkan foto yang tajam dan video 4K 60 fps yang stabil meski tanpa alat bantu tripod.
Melengkapi kamera utama, tersedia lensa ultra-wide 8 MP untuk menangkap sudut pandang yang lebih luas. Berbagai fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) dari NPU Qualcomm juga turut meningkatkan kualitas pemrosesan gambar, terutama pada kondisi minim cahaya (low light).
Urusan daya, Infinix Note 60 Pro membawa baterai "monster" berkapasitas 6.000 mAh. Perusahaan melengkapinya dengan teknologi fast charging 90W. Salah satu fitur unggulannya adalah bypass charging, yang memungkinkan arus listrik mengalir langsung ke mesin tanpa melewati baterai saat bermain gim. Fitur ini sangat efektif untuk mencegah panas berlebih (overheat) dan menjaga umur baterai agar lebih awet.
Harga dan Ketersediaan