fin.co.id - Samsung akhirnya menjawab rasa penasaran pecinta teknologi. Setelah sekian lama hanya muncul sebagai rumor dan bocoran, perusahaan asal Korea Selatan itu resmi mengumumkan ponsel lipat tiga (tri-fold) pertama mereka, yakni Samsung Galaxy Z TriFold, ke pasar global.
Peluncuran ini sekaligus menandai babak baru inovasi ponsel lipat Samsung yang selama ini mendominasi pasar foldable.
CEO Samsung Electronics, TM Roh, mengatakan bahwa TriFold merupakan jawaban atas tantangan industri mobile selama bertahun-tahun.
“Galaxy Z TriFold menjawab tantangan terbesar industri mobile—bagaimana sebuah perangkat bisa menggabungkan portabilitas, performa premium, hingga produktivitas,” ujar TM Roh melalui Samsung Newsroom.
Dengan kata lain, Galaxy Z TriFold bukan sekadar smartphone lipat, namun perangkat futuristik yang mewakili masa depan gadget.
Secara visual, Samsung Galaxy Z TriFold mengusung mekanisme lipat ganda inward-folding layar terlipat ke dalam dua kali sehingga panel utama terlindungi secara optimal.
Saat dibuka penuh, perangkat ini berubah menjadi tablet 10 inci dengan panel Dynamic AMOLED 2X QXGA+, refresh rate 120 Hz, dan tingkat kecerahan 1.600 nit.
Layar yang sangat lega ini ditujukan untuk pengguna multitasking, konsumsi konten sinematik, hingga pekerjaan profesional.
Ketika dilipat, pengguna dapat memakai Cover Screen 6,5 inci (FHD+, Dynamic AMOLED 2X). Dalam mode ini, TriFold rasanya mirip Galaxy Z Fold 7, namun lebih fleksibel.
Tipis, Ringan, tapi Tetap Kokoh
Meskipun memiliki layar jumbo, Samsung mengklaim bahwa TriFold tetap tipis dan ringan.
-
Ketebalan saat dibentangkan: 3,9 mm
-
Ketebalan saat dilipat: 12,9 mm
-
Bobot: 309 gram
Untuk memastikan daya tahan, Samsung memasang teknologi premium seperti: