Gadget Review . 25/11/2025, 16:42 WIB
Penulis : Sahroni | Editor : Sahroni
fin.co.id - Kehadiran Samsung Galaxy A77 mulai kembali menjadi bahan pembicaraan hangat di kalangan penggemar teknologi.
Setelah sekian lama lini A7x seakan menghilang dari radar, bocoran terbaru mengisyaratkan bahwa Samsung tengah menyiapkan “kembalinya sang legenda” di segmen menengah atas.
Desas-desus ini semakin kuat setelah perangkat yang diyakini sebagai prototipe Galaxy A77 muncul dalam daftar pengujian Geekbench dan memancing rasa penasaran banyak pihak.
Dalam beberapa tahun terakhir, absennya lini A7x sempat menimbulkan tanda tanya besar.
Banyak pengguna bertanya mengapa salah satu seri favorit tersebut dihentikan, terlebih ketika Galaxy A5x justru mengambil alih posisi teratas dalam struktur A-Series.
Kini, kemunculan kembali Samsung Galaxy A77 menjadi sinyal bahwa Samsung mungkin ingin menghidupkan kembali identitas segmen menengah premiumnya, segmen yang selama ini dianggap sebagai “jembatan” antara model A-Series reguler dan varian Galaxy FE.
Perbincangan semakin menarik ketika platform Geekbench mendeteksi perangkat dengan nomor model SM-A776B, yang hampir pasti terkait dengan Samsung Galaxy A77. Perangkat tersebut disinyalir mengusung SoC baru yang masih menjadi misteri.
Menariknya, chipset itu hadir dengan konfigurasi CPU 10-core, serupa dengan arsitektur Exynos 2400 namun dengan kecepatan yang diturunkan, yakni tiga core 2.78 GHz, tiga core 2.30 GHz, dan empat core 1.82 GHz.
Meski tidak seagresif Exynos 2400, konfigurasi tersebut menggambarkan arah desain perangkat yang fokus pada efisiensi namun tetap menjaga performa.
Hasil benchmark pun memberi gambaran awal. Dalam pengujian Geekbench, perangkat yang dibekali RAM 8GB ini mencatat skor 1.673 poin untuk single-core dan 5.597 poin untuk multi-core.
Angka tersebut menempatkan prototipe ini sebagai ponsel kelas menengah atas yang siap menantang banyak kompetitor di kelasnya.
Yang turut menarik, unit yang diuji berjalan pada sistem operasi berbasis Android 16, menunjukkan bahwa perangkat ini masih dalam tahap pengembangan aktif.
Hingga kini, Samsung masih bungkam dan belum merilis informasi resmi terkait desain, fitur, ataupun visi besar di balik kemungkinan kembalinya seri A7x.
Namun, berdasarkan spesifikasi awal yang terdeteksi, besar kemungkinan Samsung Galaxy A77 akan diposisikan sebagai perangkat premium di kelas mid-upper, tetap berada satu tingkat di bawah Galaxy FE namun cukup kuat untuk menghadapi smartphone mid-range premium lainnya.
Sementara itu, keputusan Samsung menghentikan lini A7x beberapa waktu lalu disebut banyak analis sebagai upaya menyederhanakan portfolio produk, mengingat jarak performa dan fitur antara seri A5x dan A7x saat itu sudah semakin tipis.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media